Antara Maulid dan Umrah di Bulan Ramadhan

0

Dari Abdullah di Makassar

Pertanyaan:

Assalamualaikum.
Ustadz, ana pernah membaca di sebuah media bahwa maulid itu bukanlah bid’ah tapi hanya sekedar wasilah. Disamping itu jika kita katakan maulid bid’ah maka orang-orang yang mengkhususkan umrah pada bulan Ramadhan juga bid’ah karena tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bagaimana menepis syubhat seperti ini ustadz? Syukran atas jawabannya.

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatullah.

Syarat Ibadah dikabulkan ada dua : 1. Ikhlas, tidak mencampurkan ibadah dengan sedikit pun kesyirikan dan beramal selain karena Allah, 2. Mengikuti petunjuk dan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan inilah wujud pengejawantahan makna dua kalimat syahadat. Termasuk diantara ibadah adalah menjadikan wasilah dan perantara dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mendekatkan diri kepada-Nya seperti dengan amalan shalih dan menjauhi larangannya atau dengan do’a orang yang shaleh dan bertawassul dengan nama-nama Allah yang disesuaikan dengan kebutuhan hamba yang berdo’a tersebut.

Kesemua bentuk tawassul di atas disyari’atkan bahkan diperintahkan sebagaimana yang disebutkan dalam surah Al-Maidah: 35. Jika bentuk tawassul/menjadikan wasilah seperti yang disebutkan di atas disyari’atkan maka ada pula bentuk tawassul yang diharamkan bahkan bisa menjurus pada bentuk kesyirikan seperti; menjadikan perantara benda tertentu atau amalan tertentu yang tidak disyariatkan bahkan menjurus kepada kesyirikan seperti yang dilakukan oleh kaum jahiliyah di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjadikan berhala-berhala mereka sebagai wasilah dalam beribadah kepada Allah (Az-Zumar : 3) atau dengan perantaraan jin atau dengan amalan yang tidak disyari’atkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Seperti yang disebutkan dalam pertanyaan di atas yaitu memperingati Maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang mana amalan tersebut tidak pernah dicontohkan oleh beliau begitu pula para sahabat yang merupakan generasi terbaik dan yang paling bersungguh-sungguh dalam mencintai dan meneladani nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Begitupula para ulama terkemuka dari zaman dahulu dan sekarang yang konsisten mengikuti ajaran salaf, tak satupun yang melakukannya bahkan mereka mengingkarinya dengan keras. Hal itu menunjukkan bahwasanya ia bukanlah sebuah kebaikan, adapun cara yang benar mewujudkan kecintaan kita kepada beliau yaitu dengan mengikuti petunjuknya dan bukanlah melakukakan perkara-perkara yang tidak disyari’atkan.

Adapun mengkhususkan Umrah di bulan Ramadhan dan mengatakan Nabi tidak pernah melakukannya adalah pendalilan yang tidak benar sekaligus kejahilan terhadap dalil dimana umrah dibulan Ramadhan bukanlah kebid’ahan karena ia memang dijelaskan dan diterangkan keutamaannya dalam hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa Umrah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan seperhati berhaji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Harman Tajang, Lc. hafidzahullah

——————————

Silahkan kirim pertanyaan Anda seputar masalah Islam di Konsultasi Syari’ah. Jawaban akan kami posting di Rubrik Konsultasi atau kami kirim ke alamat email Anda.

 

Share.

Leave A Reply