Bagaimana Cara Menghitung Hari Aqiqah?

0

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum warohmatullaahi wabarakaatuh
Mudah-mudahan Allah memberkahi Anda, dan menjadikan Anda bermanfaat bagi Islam dan kaum Muslimin.
Putra saya telah lahir pada hari sabtu jam tujuh malam. Kapankah hari aqiqahnya? Apakah hari kelahirannya adalah hari sabtu atau hari Ahad?

Jawaban:
Alhamdulillaah, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga beliau dan seluruh sahabat beliau. Wa ba’du.

Sunnahnya dalam aqiqah, adalah binatangnya disembelih pada hari ke tujuh dari kelahiran bayi. Dimana hari kelahiran bayi juga ikut dihitung. Maka Anda mulai menghitungnya dari hari Ahad. Hal itu karena bayi ini dilahirkan setelah terbenamnya matahari pada hari sabtu, sehingga Anda tidak menghitung hari sabtu, hari kelahiran bayi tersebut. Maka Anda melaksanakan aqiqah pada hari Sabtu (yang akan datang-pent).

Dijawab oleh Syaikh Khalid bin Ali al-Musyaiqih – hafizhahullaah Dalam situs resmi beliau. No fatwa: 35051. Tanggal fatwa: 10 Dzulqa’dah 1430H-29 Oktober 2009.
Diterjemahkan dari:
http://www.almoshaiqeh.com/index.php?option=com_ftawa&task=view&id=35051&catid=&Itemid=35

(ustadzridwan.com/wahdahmakassar.org)

Share.

Leave A Reply