Browsing: Ibadah

Artikel Kajian doaku di ramadhan
0

Ciri Pertama: Mereka memulai dengan mengungkapkan kembali keimanan mereka kepada Allah, memperbaharui tauhid mereka, mengingkarkan kembali penghambaan mereka di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala, dengan mengucapkan: “Rabbana Innana Amanna” (Ya Allah Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman kepada-Mu).

Artikel Kajian Masjid-Agung semarang
0

Seorang yang duduk di masjid menunggu diselenggarakannya shalat berjamaah senantiasa berada di dalam shalat. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:”Seorang dari kalian senantiasa berada dalam shalat selama shalat yang mencegahnya untuk pergi, tidak ada yang menghalanginya untuk pulang kecuali shalat tersebut”. (HR. Bukhari-Muslim)

Artikel Kajian
0

“Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fushshilat [41] : 39).

Artikel Kajian
0

Apakah hari Asyuro yang kita berpuasa di dalamnya merupakan hari yang benar? Karena saya pernah membaca bahwa hari yang benar adalah hari kesepuluh pada bulan Tisyri berdasarkan kalender Ibrani, dan bahwa khalifah Bani Umayyah lah yang merubahnya ke hari kesepuluh bulan Muharram. Bulan Tisyri adalah bulan pertama berdasarkan kalender Yahudi.

Artikel Kajian amalan sia sia
0

Ternyata salah satu penyebab orang dimasukkan ke neraka adalah sebab amalan yang banyak dan beragam tapi penuh cacat; baik motif dan niatnya, maupun kaifiyat (tata cara) yang tidak sesuai dengan sunnah Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. AstaghfiruLlahal ‘adzhim…

Artikel Kajian tahun-baru-hijriyah
0

Salah satu amalan yang sangat masyhur di masyarakat dalam menyambut tahun baru hijriyah adalah bacaan doa berjamaah pada setiap awal dan akhir tahun Hijriah. Mereka berdalil dengan beberapa riwayat tentang fadilah membaca doa tersebut, antara lain sebagai berikut:

“Barangsiapa membacanya syaitan akan berkata: Kami telah penat letih bersamanya sepanjang tahun, tetapi dia (pembaca doa berkenaan) merusak amalan kami dalam masa sesaat (dengan membaca doa tersebut).”

Mengenai nas hadits tersebut, Jamaluddin Al-Qasimy menerangkan riwayat ini tidak terdapat dalam kitab-kitab hadits shahih, dan tidak juga di dalam kitab-kitab hadits maudhu’ (palsu).

Artikel Kajian doa melihat hilal
1

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat hilal, beliau berdoa: Allahu akbar. Allahumma ahillahu ‘alainaa bil-amni wal-iimaan was-salaamati wal-islaami wat-taufiiqi limaa yuhibbu rabbunaa wa yardhaa. Rabunaa wa rabbukallaahu (Allah Maha Besar, ya Allah, tampakkan al-hilal (bulan tanggal satu) itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, dengan keselamatan dan Islam, serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau cintai dan Engkau Ridhai. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah)

Artikel Kajian HAJI
0

Kalian datang dari tempat-tempat yang jauh. Kini kalian telah menyelesaikan ibadah haji, setelah wukuf dan setelah kalian melaksanakan ibadah lainnya. Kini kalian bersiap-siap untuk kembali ke negeri masing-masing. Maka janganlah kalian kembali mengotori diri dengan kembali kepada hal-hal yang diharamkan dan yang tercela.

Artikel Kajian HAJI
0

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari no. 1519)

1 2 3 4 5 9