Waktu posting: Wed, Dec 19th, 2012
Video | Oleh masteradmin | Dibaca: 7,879 kali

Ceramah Pendek – Hindari Sifat Dengki

Video Ceramah Pendek “Hindari Sifat Dengki”

oleh Ustadz Ir. Muhammad Qasim Saguni, MA. hafidzahullah.

Created by: itqon production

Hindari Sifat Dengki

Ada satu penyakit hati yang sangat berbahaya dan harus diberantas oleh orang-orang yang beriman. Penyakit itu bernama hasad, atau iri atau sering juga disebut dengan dengki. Anak-anak ABG sering menamainya dengan sirik. Hasad adalah penyakit hati yang muncul ketika orang lain mendapatkan nikmat, baik itu berupa nikmat duniawi maupun nikmat ukhrawi. Ketika nikmat ini ada pada orang lain kemudian hati kita merasa tidak senang, tidak ridha dengan kenikmatan itu maka itulah yang disebut dengan dengki.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan paling tidak ada dua bahaya dari sifat dengki. Yang pertama adalah dengki bisa ‘mencukur’ agama kita. Amal-amal shaleh kita bisa terhapus dengan penyakit hati tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jagalah dirimu dari sifat hasad, karena hasad itu dapat memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar” (HR. Abu Dawud)

Maka dari itu mari kita hindarkan diri dari sifat iri dan dengki. Mari kita tukar sifat iri dan dengki itu dengan sifat al-ghibthoh. Sifat al-ghibthoh adalah sifat yang mirip dengan iri dan dengki, persamaannya adalah dia muncul ketika ada kenikmatan pada orang lain. Namun perbedaannya adalah jika iri dan dengki adalah perasaan tidak senang jika nikmat itu tidak dihilangkan dan beralih kepada dirinya, sedangkan al-ghibthoh adalah merasa senang ketika orang lain mendapatkan suatu kenikmatan dan ia juga sangat ingin jika kenikmatan itu ada pada dirinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 “Tidak diperbolehkan hasud kecuali kepada dua orang, yakni kepada seorang laki-laki yang diberikan al-Qur’an oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sedangkan dia mengamalkannya siang dan malam; dan kepada seorang laki-laki yang diberikan harta oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala lalu dia menginfakkannya di jalan yang benar siang dan malam”. (HR Bukhari dan Muslim)

Mari kita hindarkan dan berantas dari hati-hati kita ini sifat iri dan dengki. Ucapkan selamat kepada orang-orang yang mendapat kenikmatan dan mari kita mohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar nikmat yang didapatkan saudara kita juga kita dapatkan.[]

Iklan Buletin al-Balagh