Haruskah Begadang untuk Meraih Keberkahan Lailatul Qadr?

0

Pertanyaan:

Apakah orang yang ingin mendapatkan keberkahan lailatul qadr, di malam lailatul qadr harus menunggunya sampai terbitnya fajr (tidak tidur sama sekali)?

(Yanti, dari Majene)

Jawaban:

Bismillah

Seorang yang ingin mendapatkan kemuliaan lailatul qadr hendaknya menghidupkan malamnya dengan berbagai jenis ibadah, dan yang paling utama adalah shalat. Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda;

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

“Barangsiapa shalat sunnah di malam qadar (lailatul qadr) karena dorongan iman dan rasa harap akan pahala dari Allah, niscaya akan diampunilah dosa-dosanya yang terdahulu.”. (HR. Bukhari)

Dan jika ia merasakan kehadiran malam tersebut, maka disunnahkan baginya berdoa, dengan mengatakan;

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha pengampun lagi senang mengampuni. Olehnya ampunilah segala dosa dan kesalahanku.”. (HR. Ahmad)

Tidak tidur semalam suntuk, bukanlah merupakan syarat mendapatkannya. Tetapi jika seorang telah melaksanakan ibadah di malam itu dengan niat menghidupkannya dan mendapatkan kemuliaan malam lailatul qadr tersebut dan ia tertidur, maka in sya Allah dia pun akan mendapatkannya. Terlebih bahwa seluruh perbuatan mukmin dapat berubah menjadi ibadah kepada-Nya jika diniatkan untuk ibadah, termasuk di dalamnya tidur. Wallahu a’lam bi as shawaab.

(Dijawab oleh ustadz Muhammad Irfan Zain, Lc. hafizhahullah)

 

——————————

Silahkan kirim pertanyaan Anda seputar masalah Islam di Konsultasi Syari’ah. Jawaban akan kami posting di Rubrik Konsultasi atau kami kirim ke alamat email Anda.

Share.

Leave A Reply