Hukum Memperingati Tahun Baru Hijriyah

0

PERTANYAAN:
Bagaimana hukumnya memperingati tahun baru hijriyah?
Syukron ustad atas jawabannya. Jazakumullahu khairan.

Hammad di Makassar.

JAWABAN:
Bismillaah…
Sebelum menjawab pertanyaan anda, maka alangkah baiknya kita mengetahui beberapa hakikat berikut ini:
1.Adat dan kebiasaan umat islam dari zaman Nabi shallallahu’alaihi wasallam, dan zaman salaf yang utama,  tidaklah melakukan peringatan ini, bahkan para ulama semua mazhab zaman dahulu, sama sekali tidaklah mengenal istilah “peringatan-peringatan” seperti ini.

2.Perayaan atau peringatan seperti ini merupakan kebiasaan orang-orang kafir yaitu seperti peringatan tahun baru masehi, imlek, dll. Dan umat islam harusnya menjaga identitas mereka sebagai umat yang tidak mengekor umat-umat lainnya dalam perkara agama dan ibadah mereka.

Dengan kedua hal ini, maka jelaslah bahwa memperingati tahun baru hijriyah bukanlah suatu hal yang masyru’, bahkan ia merupakan bentuk menyerupai perayaan orang-orang kafir yang telah terlarang dalam islam, sebagaimana dalam hadis:

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ, قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ ؟

Artinya: “Sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).
Juga dalam hadis hasan:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031). Walllaahu a’lam.

✏Dijawab oleh Ustad Maulana La Eda, Lc. Hafizhahullah (Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Hadis, Universitas Islam Madinah)

Sumber: Grup WA Belajar Islam Intensif

Share.

Leave A Reply