Ketika Wanita Ingin Shalat Tarawih di Masjid

0

Pada asalnya shalat berjama’ah tidak diwajibkan bagi kaum wanita, akan tetapi mereka tetap disyariatkan melakukannya, baik berjama’ah di belakang imam wanita/imam laki-laki.

Oleh karena itu, seorang wanita dibolehkan untuk menghadiri shalat di masjid, termasuk shalat Tarawih dengan tetap memperhatikan ketentuan dan adab-adabnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Ummu Humaid, seorang sahabiyah, “Sungguh aku tahu, bahwa engkau senang shalat bersamaku, namun shalatmu di dalam kamar lebih utama daripada shalatmu di rumah, dan shalatmu di dalam rumah lebih utama daripada shalatmu di masjid kampungmu, dan shalatmu di masjid kampung lebih utama daripada shalatmu di masjidku ini.” (HR.Ibnu Khuzaimah)

Dalam riwayat yang lain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan kalian cegah istri-istri kalian shalat di dalam masjid dan rumah mereka lebih baik bagi mereka.”(HR. Abu Daud.)

Dua hadits ini cukuplah memberikan petunjuk dan pelajaran, bahwa shalat yang dilakukan oleh wanita di rumahnya lebih utama daripada shalatnya di masjid, bahkan masjid Nabi sekalipun, karena dengan shalat di rumah, ia akan lebih merasa aman dari fitnah.

Karena itulah Aisyah berkata, “Seandainya Rasulullah mendapati apa yang biasa dilakukan oleh kaum wanita (setelah beliau wafat), niscaya beliau akan melarang mereka (untuk pergi ke masjid) sebagaimana dilarangnya wanita Bani Israil.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Subhanallah, jika pada masa Umul Mukminin Aisyah saja demikian, apalagi zaman ini.

Berikut ini diantara adab-adab yang harus diperhatikan oleh seorang wanita apabila hendak shalat berjama’ah di masjid:
1. Meminta izin suami/wali.
2. Tidak memakai minyak wangi/parfum.
3. Menutup aurat/berjilbab dan tidak berhias. (QS. an-Nur:32; al-Ahzab:33)
4. Tidak berkhalwat/berduaan dengan non mahram. (Lihat. HR. Muslim)
5. Merendahkan suara. (Lihat QS. Luqman: 31 dan al-Ahzab: 32)
6. Tidak ikhtilath (campur baur).
10. Tidak menelantarkan anak-anak di rumah.
11. Menjaga adab di masjid, seperti kebersihan dan menjaga/mengawasi anak.

Wallahu a’lam.[]

Share.

Leave A Reply