Khutbah Jum’at : Mewaspadai Fitnah (Ujian) di Zaman Modern*

2

Khutbah Pertama
Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah,
Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah Subhana Wa Ta’ala yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita, mulai sejak kita masih berada dalam rahim sampai sekarang. Hendaknya kita juga senantiasa bershalawat untuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang telah diutus oleh Allah Subhana Wa Ta’ala dengan membawa nikmat teragung yang sangat dibutuhkan oleh manusia, kenikmatan yang bisa menyelamatkan manusia dari berbagai bencana dunia dan akhirat yaitu nikmat iman dan Islam.

Selanjutnya, saya berwasiat kepada diri sendiri dan jama’ah sekalian, hendaklah kita senantiasa bertakwa kepada Allah Subhana Wa Ta’ala dalam segala aktifitas kita.

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah,
Sudah menjadi fithrah manusia, jika mengalami atau tertimpa musibah, maka dia akan berusaha menyelamatkan diri dengan segala cara yang mungkin dilakukannya. Namun ada juga sebagian orang yang pasrah, berputus asa dan tidak mau mencari jalan keluar, akhirnya kebinasaan menjadi akibatnya. Ada juga yang tidak menyadari dirinya sedang dalam musibah, sehingga tidak bergerak untuk mencari solusi, akhirnya penyesalan pun tak terelakkan.

Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah,
Pada saat ini, banyak sekali bahaya yang mengintai kita sebagimana yang dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam banyak hadits tentang ujian akhir zaman. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai rasul yang penuh kasih sayang kepada ummatnya, tidak hanya memberitahukan  tentang ujian ini saja, tapi juga memberitahukan solusinya. Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merupakan solusi yang tidak bisa ditawar-tawar. Kalau tidak, kesengsaraan mesti akan menimpa. Allah Subhana Wa Ta’ala berfirman yang artinya :

“…Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat? Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”. (QS. Thaha : 123-126)

Kini, ujian-ujian itu sudah banyak sekali di sekitar kita, siap menerkam siapa saja yang lalai. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa waspada dan menjaga diri.

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Diantara ujian-ujian itu adalah ujian harta. Diriwayatkan dari Ka’ab bin Iyad Radiyallahuanhu, dia mengatakan, Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

“Sesungguhnya masing-masing umat itu ada ujiannya dan ujian bagi umatku adalah harta.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibni Hibban dalam shahihnya)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

??????????? ??? ????????? ??????? ?????????? ???????? ??????? ?????????? ???? ???????? ?????????? ?????????? ????? ???????? ????? ???? ????? ?????????? ??????????????? ????? ????????????? ?????????????? ????? ??????????????

“…Sungguh demi, bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan dari kalian. Akan tetapi yang aku khawatirkan atas kalian adalah bila kalian telah dibukakan (harta) dunia sebagaimana telah dibukakan kepada orang-orang sebelum kalian lalu kalian berlomba-loba untuk memperebutkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba memperebutkannya sehingga harta dunia itu membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka”. (HR. Bukhari dan  Muslim)

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Harta itu ujian dari semua sisi. Dimulai saat mengumpulkan dan mengembangkannya, kesibukan ini sering melalaikan seseorang dari beribadah kepada Allah Subhana Wa Ta’ala. Juga kegemaran menumpuk harta yang tidak pernah bisa mencapai titik klimaks, diperparah lagi dengan perilaku menghalalkan segala cara demi memenuhi ambisinya. Harta juga menjadi ujian atau musibah bagi yang empunya saat harta dibelanjakan di jalan yang tidak dibenarkan syariat atau enggan mengeluarkan zakat yang menjadi kewajibannya. Akibatnya, berbagai keburukan pun bermunculan akibat harta.

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radiyallahuanhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

????????????? ????? ???????? ??????? ??? ???????? ????????? ????? ?????? ???????? ?????? ??????? ???? ???? ???????

“Sungguh pasti akan datang suatu jaman pada manusia yang ketika itu seseorang tidak peduli lagi tentang apa yang didapatnya apakah dari barang halal ataukah haram.” ( HR. Bukhari No. 1941)

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Diantara ujian yang juga ada pada saat ini yaitu keburukan yang datang melalui media elektronik dan media cetak. Karya tulisan menyesatkan, foto dan gambar wanita dengan dandana seronok, nyanyian pembangkit nafsu syahwat, pentas yang sering membuat suatu keburukan menjadi tidak jelas bahkan membalikkan fakta, yang buruk dianggap bagus dan indah, semuanya ada di media. Terkadang suatu yang tidak pantas ikut serta ditayangkan, seperti cara mencuri atau kriminal lainnya. Semua keburukan ini ditayangkan diberbagai channel TV, baik dalam mapun luar negeri dengan mudah diakseslewat internet. Sehingga betapa sedih hati dan tercabiknya hati kita ketika mendengar berbagai perbuatan kriminal yang dilakukan oleh para pelajar yang bahkan diantara mereka sangat muda belia dan seakan tidak bisa dipercaya kalau dia melakukan kriminalitas yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa.

Sebagian orang, na’udzu billah, merasa tidak cukup dengan berbagai keburukan di atas, dia menambahkannya dengan membeli atau menyewa kaset CD film porno yang sangat tidak layak lalu diputar di tengah keluarganya. Tidakkah dia tahu keburukan disekitarnya sudah begitu banyak meski dia tidak menghendaki keburukan itu dating ke rumahnya? Na’udzu billah. Dimanakah rasa cemburu itu dicampakkan? Tidakkah para penyebar keburukan ini takut ketika mereka dimintai pertanggungjawaban atas beragam keburukan yang diakibatkan keburukannya? Semoga Allah Subhana Wa Ta’ala memberikan hidayah kepada kita semua untuk tetap istiqomah di atas jalan telah ditetapkan syariat.

Saat ini, betapa banyak rumah kaum muslimin yang seharusnya bersinar dengan dzikrullah justru hampa darinya. Rumah-rumah itu menjadi tempat yang disenangi setan dan di jauhi para Malaikat pembawa rahmat. Bahkan ada yang lancang mengundang para pemuda untuk serta begadang, pentas atau menghidupkan budaya yang bertentangan dengan nilai agama.

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Ini merupakan ujian besar yang menimbulkan kekhawatiran yang harus kita waspadai. Kita wajib menjaga anak-anak kita agar tidak terjebak dalam perangkap setan. Hendaklah kita senantiasa memohon pertolongan kepada Allah Subhana Wa Ta’ala agar kita diberikan kekuatan dan kesabaran.

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Diantara ujian yang juga sangat mengkhawatirkan pada zaman ini yaitu ujian yang ditimbulkan kaum wanita. Dalam hadits yang diriwayatkan Usamah bin Zaid Radiyallahuanhu, beliau Radiyallahu anhu mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

??? ???????? ??????? ???????? ??????? ????? ?????????? ???? ??????????

“Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah setelahku yang lebih dahsyat bagi kaum laki-laki melebihi fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Ujian yang diakibatkan perilaku kaum wanita pada masa ini semakin parah, karena perilaku sebagian wanita yang tidak merasa malu sama sekali. Dengan dalih mengikuti perkembangan zaman, mereka mengenakan pakain tipis nan ketat, sehingga bentuk anggota tubuh mereka nampak dengan jelas.

Ada juga yang berdalih untuk menambah penghasilan, semua dilakukan tanpa memperhatikan rambu-rambu yang telah ditetapkan syariat. Akibatnya bukan kebaikan yang timbul namun sebaliknya. Berbagai media massa, sekan tidak pernah sepi dari perbuatan kriminal akibat dari ujian ini. Tidakkah kita mau mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa menyedihkan ini? Akankah kita mebiarkan diri kita, saudara atau keluarga kita terjebak dalam ujian ini?

Khutbah Kedua

Pada khutbah pertama disebutkan beberapa ujian yang banyak melanda ummat manusia. Diantara ujian yang juga harus diwaspadai adalah ujian yang merupakan efek negative dari era informasi. Arus informasi yang lancar dan cepat menjadikan batas antar Negara seakan tidak ada . Suara dan gambar bisa ditransfer dalam hitungan detik. Banyak faidah yang bisa kita ambil darinya. Namun kita tidak boleh lengah , karena setan dan musuh-musuh Allah Subhana Wa Ta’ala tidak pernah tinggal diam. Mereka akan memanfaatkan semua fasilitas modern ini untuk menyebarkan keyakinan rusak dan kebiasaan buruk mereka serta untuk menjaring mangsa. Semoga Allah Subhana Wa Ta’ala menjaga kita dan keluarga kita dari segala keburukan yang disebarkan oleh setan dan musuh-musuh Allah Subhana Wa Ta’ala itu.

Kaum Muslimin, rahimakumullah
Namun ujian yang paling besar dan paling berbahaya bagi kaum muslimin yang selalu kita waspadai yaitu ujian dajjal yang akan datang menjelang hari kiamat. Maka hendaklah kita senantiasa waspada dan mejaga diri serta keluarga kita. Hendaklah kita memperbanyak do’a kepada Allah Subhana Wa Ta’ala agar senantiasa menjaga kita dari keburukan berbagai ujian ini. Allah Subhana Wa Ta’ala berfirman yang artinya :

 

“Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah Subhana Wa Ta’ala mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al Ankabut :1-3)

[]

 

*Diangkat dari al-Khutabul Minbariyah, Syaikh Shalih Fauzan, 2/415

Sumber :
1. Majalah As Sunnah No.11 / Thn.XIV
2. Matan dan Terjemahan Hadits diambil dari http://lidwa.com/app/
Share.

2 Comments

  1. jamil el_bugisy on

    Assalamu’alaikum.wr.wb. Salam ukhuuwah buat ikhwah2 diDPC WI Makassar, ne awal pertama ana masuk diwebsite DPC Makassar, namun bnyak hal ana dptkn diwebsite ini,, ana menemukan website ini b’awal dari judul khuthbah jum’at “mewaspadai fitnah (ujian) dizaman modren” yg diposting oleh Ust. Syamsuddin Al-Munawiy distatus facebooknya.. Smga DPC Makassar smakin bekembang t’khususnya dlm hal Da’wah n Tarbiyah.. Titip salam 2k Ust. Syaibani Mujio, Ust. Syamsuddin, Ust. Ardian Kamal, Ust. Syahrullah Hamid n smua ikhwah pengurus DPC Makassar,, tetap semangat n istiqomah

    Kami didaerah jg sangat membutuhkn nasihat n do’a Ustadz2 diDPC WI Makassar

    Akhuukum fillah

    • Wa’alaikum salam warahmatullah. Ahlan wa sahlan akhi. Insya Allah salamnya akn kami sampaikan. Syukran wajazakumullahiu khair atas kunjungannya

Leave A Reply