Tips Agar Hafalan Tidak Mudah Hilang

0

Dari Syarbani Mahdi

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz. Bagaimana agar hafalan al-Qur’an atau hadits tidak mudah lupa, karena ana sering menghapal al-Qur’an tapi susah sekali mengingatnya???

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatullah.

Hal itu telah disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya Al-Qur’an itu lebih liar dari seekor unta yang terikat. Namun ada beberapa tips yang bisa dilakukan, diantaranya ; kedisiplinan adalah kunci utama dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, terutama dalam mengatur jadwal muraja’ah harian. Usahakanlah untuk anda mempunyai teman atau partner yang membantu anda. Kemudian ana nasehatkan untuk menjadikan shalat lima waktu untuk membantu anda dalam mengatur jadwal muraja’ah. Misalkan anda hendak muraja’ah setiap hari 1 juz maka jika mengambil standar Mushaf medinah yang dalam satu juz terdiri dari 10 lembar maka anda dituntut untuk memuraja’ah 2 lembar setiap selesai shalat dan itu tidaklah memakan waktu yang banyak. Anda juga harus memiliki jadwal muraja’ah pekanan dan bulanan. Jika anda merasa hafalan anda kacau dan bertumpuk maka konsentrasikanlah untuk memuraja’ah beberapa juz atau surah dan mengulang-ulanginya sampai lancar barulah kemudian memuraja’ah bagian yang lain.

Misalkan : anda telah menghafalkan 30 juz dan itu berat bagi anda maka bagilah 30 juz tersebut menjadi 3 atau 2. Misalnya ketika anda membagi 3 maka anda mengkonsentrasikan untuk memuraja’ah 10 juz misalnya secara berulang-ulang, dan ketika telah lancar maka konsentrasikanlah pada 10 juz berikutnya dan begitu seterusnya. Untuk menghindari kebosanan dalam muraja’ah anda bisa membuat variasi misalnya memadukan antara memuraja’ah sendiri dengan mendengarkan kaset para Qurra’. Sebaik-baik muraja’ah yang digunakan untuk shalat. Maka ulangilah hafalan anda dalam shalat-shalat anda khususnya dalam qiyam lail (shalat malam).

Terakhir dan yang paling penting dari semua yang telah kami sebutkan tadi adalah memperbanyak do’a agar diberi kemudahan dan kesabaran. Waffaqakumullah.

(Cat: setiap orang memiliki pengalaman dan cara masing-masing dan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan seseorang yang berbeda dengan yang lain, yang kami sebutkan diatas hanyalah bagian dari sekian banyak pengalaman dan bisa kita sharing dengan para penghafal yang lain)

Dijawab oleh Ustadz Harman Tajang, Lc. hafidzahullah

——————————

Silahkan kirim pertanyaan Anda seputar masalah Islam di Konsultasi Syari’ah. Jawaban akan kami posting di Rubrik Konsultasi atau kami kirim ke alamat email Anda.

 

Share.

Leave A Reply